Selasa, 08 Desember 2015

Rangkuman IPS bse kelas 8 hal 251 - 253

Pelajaran IPS
Dukungan rakyat dari berbagai daerah secara spontan terhadap proklamasi kemerdekaan
RANGKUMAN HALAMAN 251 – 253 (BUKU BSE)
1.Sulawesi Selatan
Tanggal 19 agustus 1945 gubernur segera membentuk pemerintahan daerah,kemudian para pemuda mengorganisasi diri dan berencana merebut gedung gedung vital seperti studio radio dan tangsi polisi. Pada tanggal 28 okt 1945 mereka bergerak menuju sasaran. Akibatnya, pasukan australia bergerak dan ingin melucuti mereka. Lalu gerakan pemuda dipindahkan dari UjungPadang ke Polobangkeng.
2.Bali
Para pemuda Bali telah membentuk berbagai organisasi pemuda seperti AMI dan PRI pada akhir agustus 1945. Mereka ingin menegakkan RI dengan perundingan tapi mereka mendapat hambatan dari Jepang, jadi mereka melakukan gerakan serentak untuk merebut kekuasaan dari tangan Jepang namun gagal.
3.Gorontalo
Pada tanggal 13 sep 1945 di Gorontalo terjadi perebutan senjata terhadap maskas markas Jepang.
4.Rapat raksasa di lapangan Ikada
Rapat raksasa dilaksanakan dilapangan Ikada pada tanggal 19 sep 1945 yang dihadiri oleh 200.000 orang. Tetapi para pasukan Jepang berjaga disekeliling lapangan,dan Suekarno meminta agar rakyat bubar dengan tenang supaya tidak ada pertumpahan darah.
5.Terjadinya insiden bendera di hotel Yamato (Surabaya)
Peristiwa ini terjadi pada tanggal 19 sep 1945. Orang Belanda mengiibarkan bendera mereka dipuncak Hotel Yamato, dan memancing kemarahan pemuda Surabaya. Para pemuda menyerbu hotel tersebut, dan berhasil naik dan segera menyobek bendera Belanda yang selanjutnya kembali dikibarkan dengan bendera Indonesia.
6.Yogyakarta
Tanggal 26 sep 1945 terjadi perebutan kekuasaan secara serentak. Sejak jam 10 pagi orang orang instansi di perusahaan Jepang melakukan Jepang, mereka meminta agar Jepang menyerahkan kantor pada Indonesia. Dan tanggal 27 sep 1945 diumumkan bahwa daerah tersebut sudah berada ditangan Indonesia. Pada hari itu juga di Yogyakarta diterbitkan surat kabar kedaulatan rakyat.
7.Sumatra Selatan
Dukungan dan perebutan kekuasaan terjadi di Sumatra Selatan pada tanggal 8 okt 1945, ketika Residen SumSel bersama seluruh pegawai menaikkan bendera Merah Putih.pada hari itu juga diumumkan bahwa seluruh karesidenan Palembang hanya ada satu yaitu kekuasaan RI. Perebutan ini berlangsung tanpa insiden, sebab orang Jepang menghindar ketika terjadi demonstrasi.
8.Pertempuran lima hari di Semarang
Peristiwa ini terjadi di Semarang pada tanggal 15 – 20 okt 1945. Pertempuran berlangsung lima hari dan baru berhenti setelah pinpinan TKR berunding dengan pimpinan pasukan Jepang. Untuk mengenang perjuangan pemuda Semarang maka dibangunlah Tugu Muda yang terletak dikawasan simpang lima,Semarang.
9.Bandung
Di Bandung terjadi pertarungan yang diawali dengan usaha para pemuda untuk merebut pangkalan udara Andir dan pabrik senjata bekas ACW, yang berlangsung sampai tanggal 17 okt 1945.
10.Kalimantan
Dibeberapa kota di Kalimantan mulai timbul gerakan gerakan yang mendukung proklamasi, akibatnya para Sekutu mengeluarkan ultimatum untuk melarang semua aktivitas politik. Namun kaum nasionalis tidak menghiraukannya. Di Balikpapan tanggal 14 nov 1945, tidak kurang dari 8.000 orang berkumpul didepan komplek NICA sambil membawa bendera Merah Putih.
11.Sulawesi Utara
Pada tanggal 14 feb 1945 para pemuda Indonesia anggota KNIL bergabyng dalam pasukan PPI mengadakan gerakan di Tangsi Putih dan Tangsi hitam di Teling,Manado. Mereka membebaskan tawanan yang mendukung Indonesia, dan di sisi lain mereka juga menahan Komandan Garsium Manado dan semua pasukan Belanda di Teling dan penjara Manado. Dan akhirnya para pemuda berhasil menguasai markas Belanda di Tomohon dan Tondano.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar